[language-switcher]
Beranda  Berita

Kapolres Bangka apresiasi terbentuk tim terpadu penanggulangan bencana

04DBC460 0300 433C 929D 2E30DC278624
humas.polri.go.id (Babel) Kapolres Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, AKBP Aris Sulistyono memberikan apresiasi terbentuknya tim terpadu penanggulangan bencana daerah karena akan mempercepat proses penanganan bencana.

“Saya memberikan atensi kepada tim terpadu penanggulangan bencana daerah dengan harapan dapat bekerja sesuai dengan ketentuannya,” katanya di Sungailiat, Selasa (14/01/2020).

Kapolres menilai, dibentuknya tim terpadu penanggulangan bencana daerah sebagaimana tindak lanjut surat dari Menteri Dalam Negeri RI, nomor:360/131/SJ tanggal 7 Januari 2020, merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam pencegahan dan penanganan bencana.

“Saya ingatkan mulai dari sekarang tim terpadu yang melibatkan sejumlah unsur untuk saling meningkatkan berkoordinasi baik antar anggota maupun dengan kelompok masyarakat paling bawah mulai dari RT sampai jenjang atas,” kata Kapolres.

Dengan saling berkoordinasi antar anggota tim penanggulangan bencana kata Kapolres, akan mempermudah dalam akses penanganan bencana di lapangan.

Kapolres menghimbau masyarakat di daerah yang rawan bencana terutama banjir, untuk tetap memperhatikan kebersihan lingkungan dan segera melapor ke aparat desa setempat agar mendapat pertolongan.

“Saya minta masyarakat harus benar-benar menjaga kebersihan lingkungan terutama di kawasan aliran sungai, jangan membuang sampah di aliran tersebut karena dapat menghambat kelancaran air,” ujarnya.

Tim terpadu penanggulangan bencana kata Kapolres, harus mendapat dukungan dari peran aktif masyarakat dan pemangku kepentingan terkait agar pelaksanaanya dapat optimal.

“Saya mengusulan kepada pemerintah agar dilakukan pelatihan keterampilan bagi petugas penanggulangan bencana, termasuk pelatihan penggunaan sarana dan prasarana,” ucapnya.

Dia minta seluruh personel Bhabinkamtibmas di wilayah hukum kerjanya untuk meningkatkan komunikasi dengan masyarakat, pemerintah desa maupun pemerintah kelurahan.

“Seluruh Bhabinkamtibmas harus lebih aktif turun ke desa binaannya untuk mengetahui langsung masyarakat terhadap kondisi keamanan dan ketertiban termasuk bencana alam,” katanya.

Sebagaimana informasi di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tercatat 38 titik rawan banjir di seluruh kecamatan di Kabupaten Bangka.

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Pinterest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

HUMAS MABES POLRI

Kisah Catar Akpol Jovanka Alfaudi: Santri yang Mahir Bahasa Arab hingga Spanyol, Sempat Dua Kali Gagal Masuk Bintara
Kakorlantas Beri Arahan Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Untuk PON XXI di Sumut dan Aceh
Inilah Juara International Open Indoor Skydiving Championship Kapolri Cup 2024
Kerennya Museum Akademi Kepolisian di Semarang, Melihat Sejarah Polri dari Dekat
Resmi Ditutup! Tim Terjun Payung Polri Kembali Raih Prestasi Gemilang di Internasional Skydiving Championship Kapolri Cup 2024
Berkas Perkara Kasus Pornografi Anak Dinyatakan Lengkap
Lihat Semua

HUMAS POLDA

Polsek Tenggarong Berikan Pengamanan Penutupan Festival Lomba Miskat, Jepen, dan Kuliner Khas Kukar 2024
Polsek Tigapanah Pastikan Kebaktian Gereja di Wilkum Berjalan Aman dan Lancar
Kasat Lantas AKP Rabiah Hasibuan Menjelaskan Hasil Kegiatan Ops Patuh Toba 2024 Hari ke-6 di Kab. Karo
Ton Siaga 5 Polres Kukar Rutin Gelar Apel Diakhir Pekan dan Hari Libur
Polsek Tabang Sosialisasi dan Penyuluhan Terkait Bahaya Narkoba di SMPN 1 Tabang
Bakti Sosial, Polsek Samboja Serahkan Sembako ke 6 Warga Kuala Samboja
Lihat Semua
WordPress Lightbox