[language-switcher]
Beranda  Berita

Wakapolda Bali Membuka Acara Regional Counterterrorism Course

Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. I Wayan Sunartha didampingi Dir Krimum Polda Bali Kombes Pol. Andi Fairan, S.I.K., M.S.M., Dir Krimsus Polda Bali Kombes Pol. Yuliar Kus Nugroho, S.I.K., M.H., Dir Binmas Polda Bali Kombes Pol. Komang Suartana, S.H., S.I.K., Kabidkum Polda Bali Kombes Pol. Mochamad Khozin, S.I.K., S.H., M.H., Kabid Humas polda Bali Kombes Pol. SYAMSI, S.H.  membuka acara Regional Counterterrorism Course di Grand Hyatt Bali, Nusa Dua pada hari senin (13/1/19).

Dalam membacakan sambutan Kapolda Bali, Wakapolda Bali Brigjen Pol. Drs. I Wayan Sunartha mengucapkan selamat datang kepada seluruh delegasi dari institusi masing-masing negara peserta yaitu Indonesia, Malaysia dan Philipina di pulau dewata ini The Island Of Paradise, The Island Of Tolerance and Love. merupakan suatu kehormatan besar bagi saya untuk menyambut para hadirin sekalian pada acara “regional counterterrorism course” ini.

Kita ketahui bersama perkembangan industri 4.0 (four point o) belakangan ini telah mendorong berkembangnya teknologi dan informasi hingga akhirnya membawa kita pada era baru yang dikenal dengan era digital. salah satu hal yang ditawarkan dalam era digital ini adalah kemudahan komunikasi melalui jaringan internet atau yang biasa disebut dengan cyberspace. komunikasi yang dilakukan di dalam cyberspace membuat komunikasi individu relative anonym, cepat dan menembus batas hingga mencapai tataran tanpa batas. manfaat perkembangan internet sangat luar biasa, dimulai dengan keunikan cara untuk membagikan informasi maupun ide. namun teknologi ini juga dimanfaatkan oleh teroris untuk kepentingan mereka.

“Dalam buku saya invasi teroris ke cyberspace saya sebutkan bahwa aktivitas terorisme (9p) adalah suatu kegiatan atau serangkaian kegiatan yang terdiri dari propaganda, perekrutan, penyediaan logistik, pelatihan, pembentukan paramiliter secara melawan hukum, perencanaan, pelaksanaan serangan teroris, persembunyian dan pendanaan, dimana kegiatan tersebut dilakukan oleh teroris baik secara individu maupun kelompok dengan tujuan mempertahankan atau membangun organisasi terorisme, mempromosikan ideologi terorisme, menyebarkan ketakutan atau teror dan memaksakan mencapai tujuannya melalui tindakan kekerasan seiring dengan perkembangan teknologi informasi aktivitas terorisme tersebut dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi informasi ini”. ujar Wakapolda Bali.

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Pinterest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

HUMAS MABES POLRI

Polri Dukung Percepatan Transformasi Ekonomi
Polri Dukung Percepatan Transformasi Ekonomi
Polri Gelar Operasi Patuh Jaya 2024, 15 Sampai 28 Juli
Polri Rekrut 45 Calon Perwira Sarjana untuk Perangi Kejahatan Siber
Bareskrim Polri Ungkap Lima Laboratorium Narkoba Rahasia di Indonesia Sepanjang 2024
Polisi Lalu Lintas Diminta Mampu Beri Pertolongan Pertama Kecelakaan
HUT Bhayangkara Ke-78, Polri Gelar Balap Sepeda di Sudirman Sabtu Besok, Diikuti Ratusan Pebalap
Lihat Semua

HUMAS POLDA

Nekat Mencuri Kabel, Pencuri Ini Di Tangkap Unit Jatanras Satreskrim Polres Asahan. 
Personil Polres Asahan Laksanakan Pengamanan Sholat Jumat
Polsek Kota Kisaran Gotong Royong Dengan Warga
Patroli dialogis Bhabinkamtibmas Sukapura Polsek Utbar, Polres Cirebon Kota sosialisasikan bahaya judol
Bhabinkamtibmas Kecamatan Simangambat Polsek Padang Bolak Aktif Beri Himbauan Menjelang Pilkada 2024
Bhabinkamtibmas Kecamatan Halongonan Timur Polsek Padang Bolak Berpatroli dan Sholat Jumat Bersama Warga
Lihat Semua
WordPress Lightbox